Kenapa Riwayat Muwattha' Imam Malik Berbeda-beda?
Imam Malik Bin Anas, Imam Daril Hijrah, lahir, tinggal dan wafat di Madinah Munawwarah. Di sini pula beliu menulis maha karya terbaiknya; al-Muwattha' setelah beliau menyusun bab-bab-nya dengan sempurna, menyaring riwayat-riwayatnya berikut sanad-sanadnya. Hingga maha karya ini begitu terkenal ke berbagai negara dan menjadi rujukan para tokoh-tokoh islam di berbagai negara antara lain Mesir, Yaman, Iraq, Khurasan, Afrika dan Spanyol. Kesempurnaan Muwattha' ini pula yang mendorong para ulama untuk membawa naskah Muwattha' dari Madinah ke daerah masing-masing, kemudian di ajarkan di berbagai majlis dan halaqahnya. Dari sini-lah bermula naskah dan riwayat Muwattha' berbeda-beda, mulai riwayat-Muwattha' yang paling lemah, hingga yang paling kuat dan akurat. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa riwayat Muwattha' mencapai 30 macam naskah, namun yang paling masyhur adalah Muwattha' riwayat Yahya Bin Yahya al-Laitsi al-Andalusi. Dan yang paling aman ialah...