Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

HUKUM BERDIRI SAAT MENYAMBUT ORANG BERILMU

Ada statement yang tidak searah dengan kita, "tidak seharusnya seorang santri berdiri saat menyambut gurunya, karena hal demikian bagian dari Bid'ah". Lalu adakah tendensi yang otentifikasinya sudah valid? Untuk menjustifikasi kebenaran adab yang kita lakukan? Dalam kitab I'ānatuth Thālibīn fī Syarh Fathīl Mu'īn—karya fenomenal As-Syaikh As-Sayyid Abu Bakar Syathā—dituturkan: "Bahwa Sahabat Hassān r.a, berulah saat menyambut kedatangan Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Secara tiba-tiba beliau berdiri dan diikuti para sahabat yang lain seraya bersyair: قيامى للعزيز على فرض * وترك الفرض ماهو تستقيم عجبت لمن له عقل وفهم * يرى هذا الجمال ولا يقوم Penghormatanku (berdiriku) kepada (beliau) yang luhur, adalah keharusan # Sedangkan meninggalkannya tidaklah dibenarkan Aku begitu heran dengan mereka yang berakal # Namun ia tidak jua berdiri (menghormati), kala menatap (Rasulullah) yang diselimuti keindahan Melihat apa yang dilakukannya, Nabi terseny...

Hukum Memotong Kuku Atau Rambut Bagi Orang Yang Berkurban

Gambar
بحث فقهي قيم يليق بصاحبه الفقيه المجتهد عبد الله بن زيد المحمو د: حكم حلق الشعر وقلم الأظافر لمن أراد أن يضحِّي. بقلم فضيلة العلامة: عبد الله بن زيد آل محمود" رحمه الله تعالى ". لقد أكثر الناس من السؤال عن حلق الشعر وقلم الأظافر في عشر ذي الحجة، وذلك لمن أراد أن يضحي، فما الشيء الذي يجب اجتنابه في حقِّ من يضحي ؟ إن الأصل في ذلك ما ثبت في صحيح مسلم من حديث أم سلمه ـ رضي الله عنها ـ قالت : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " من كان له ذبح يذبحه فإذا  أهل هلال ذي الحجة فلا يأخذ من شعره ولا من أظفاره شيئاً حتى يضحي " والواقع أنَّ هذا الحديث ورد من طريق أم سلمه وحدها ، ولم يروه أحد من الصحابة غيرها ، وقد أنكرت عائشة ـ رضي الله عنها ـ على أم سلمة هذا الحديث مبينة أن الرسول صلى الله عليه وسلم قال هذا في حق من أحرموا بالحج ، وذلك لكون أهل المدينة يهلون بالحج عند طلوع هلال ذي الحجة ، قالت : ولقد فتلت قلائد هدى النبي صلى الله عليه وسلم فلم يمتنع من شيء كان مباحاً أي لامن الطيب ولا من النساء ، ولا غير ذلك من شعره وأظفاره ـ قاله في المغني ـ ولقد مكث ـ صلى الله...

Indahnya Akhlak Pendahulu kita Aswaja

Gambar
Ungkapan Imam Syafii kepada muridnya yaitu Imam Ahmad Bin Hambal ketika Imam Syafii berhijarah kepadanya: أحب الصالحين ولست منهم # لعلى أن أنال بهم شفاعة ~ Aku mencintai orang-orang Sholeh, meski aku bukan bagian dari mereka ~ Mudah-mudahan aku mendapat Syafaat mereka (pertolongan mereka kelak di akhirat) وأكره من تجارته المعاصى # وإن كنا سويا فى البضاعة ~ Dan aku tidak menyukai pelaku maksia t. ~ Meski aku juga demikia n. Jawaban imam Ahmad bin Hambal kepada Imam Syafii: تحب الصالحين وأنت منهم # ومنكم سوف يلقون الشفاعة ~ Engkau mencintai orang-orang sholeh sementara engkau adalah bagian dari merek a. ~ Dan dari engkaulah, mereka akan mendapat syafaat kela k.. وتكره من تجارته المعاصى # وقاك الله من شر البضاعة ~E ngkau tidak menyukai pelaku maksiat. . ~ Semoga Allah menjagamu dari tangan-tangan kotor.. Indahnya akhlaq para pendahulu kita, Saling medoakan saling ucap baik. Bukan saling menjatuhkan. Bikin baper kalo di an gan-angan. Semoga kita bisa meneladani ...