Kisah Ahmad Bin Hambal dan Yahya Bin Main
------
Di sebutkan di dalam satu riwayat bahwa, suatu saat Imam Ahmad Bin Hambal dan Yahya Bin Main sholat di masjid rasafah, lalu ada tukang cerita berdiri di antara para jamaah dan berkata:
{" Telah menceritakan kepadaku Ahmad Bin Hambal dan Yahya Bin Main, mereka berdua menceritakan dari Abdul Razzak dari Ma'mar dari Qotadah dari anas berkata, bahwa Rasulullah Saw bersabda: Barang siapa yang membaca:
LAILAHA ILLALLAH...
Maka Allah akan membalas dari setiap kalimat seekor burung yang paruhnya terbuat dari emas, dan bulunya terbuat dari batu permata.!! Lalu dia terus bercerita hingga kira-kira sampai 20 lembar, (andai ditulis) "}.
Situasi ini membuat Imam Ahmad Dan Imam Yahya saling memandang satu sama lain, kemudia Imam Yahya bertanya kepada Imam Ahmad: Anda pernah meriwayatkan hadis ini? Imam Ahmad menjawab: Demi Allah, aku tidak pernah mendengar tentang hadis ini kecuali kali ini,.
Ketika tukang cerita telah usai menyampaikan ceritanya, dia mulai mengmbil amplop dari para pendengarnya, sambil menunggu pemberian dari yang lain. Kemudia Imam Yahya memanggilnya dengan isyarat tangan beliau: " Sini ",
Lalu tukang cerita itu mendatangi Imam Yahya seraya mengira akan mendapat amplop. Kemudian Imam Yahya bertanya: Siapa yang menceritakan hadis tadi kepadamu?
Tukang cerita itu menjawab: Ahamd Bin Hambal dan Yahya Bin Main.!
Kemudian Imam Yahya berkata lagi: Aku Yahya Bin Main dan ini Ahmad Bin Hambal, dan kami berdua tidak pernah mendengar hadis nabi yang berbunyi seperti itu.!
Si tukang cerita menimpali lagi:" Kerap kali aku mendengar bahwa orang yang bernama Yahya dan Ahmad adalah orang dungu, dan tidak pernah terbukti kecuali kali ini.! Kalian kira di dunia ini hanya kalian saja yang bernama Yahya dan Ahmad.! Aku sudah mengambil hadis dari 15 orang yang kesemuanya bernama Yahya dan Ahmad.!
Lalu Imam Ahmad meletakkan lengan bajunya ke wajah, dan berkata: Dah tinggalin aja. Hingga kedua Ulama besar ini pergi seakan mengejek si tukang cerita tadi.
-----------
Kisah ini di ambil dari al-Baits al-hatsis karya Ahmad syakir, riwayat ini di juga di sebutkan oleh Imam Ibnul Jauzi di dalam al-Mauduat ketika menjelaskan beberapa faktor yang mendorong seseorang membuat hadis palsu.
|| Share jika dirasa bermanfaat untuk anda dan orang lain.
Ismail Abdll
Fak. Ushuluddin Hadis, Universitas al-Azhar, Cairo, Mesir.
Komentar